ASAM NITRAT

  1. SEJARAH ASAM NITRAT

Asam nitrat pertama kali disintesis sekitar 800 M oleh alkimiawan Jabir ibnu Hayyan, yang juga menemukan distilasi modern dan proses kimiawi dasar lainnya yang masih digunakan sekarang ini.

Asam nitrat ( H NO 3 ), juga dikenal sebagai aqua fortis dan semangat sendawa, adalah sangat korosif yang kuat asam mineral . Senyawa murni tidak berwarna, tetapi sampel yang lebih tua cenderung untuk memperoleh cor kuning akibat akumulasi oksida nitrogen . Asam nitrat yang paling tersedia secara komersial memiliki konsentrasi 68%. Ketika solusi mengandung lebih dari 86% HNO 3, itu disebut sebagai marah asam nitrat. Tergantung pada jumlah nitrogen dioksida hadir, marah asam nitrat selanjutnya ditandai sebagai putih marah asam nitrat atau asam nitrat berasap merah , pada konsentrasi di atas 95%. Asam nitrat juga sering digunakan sebagai agen oksidasi yang kuat .

 

  1. PENGERTIAN ASAM NITRAT

Senyawa kimia asam nitrat (HNO3) adalah sejenis cairan korosif yang tak berwarna, dan merupakan asam beracun yang dapat menyebabkan luka bakar. Larutan asam nitrat dengan kandungan asam nitrat lebih dari 86% disebut sebagai asam nitrat berasap, dan dapat dibagi menjadi dua jenis asam, yaitu asam nitrat berasap putih dan asam nitrat berasap merah.

 

  1. PEMBUATAN

Secara komersial asam nitrat dibuat dengan cara oksidasi ammonia. Pada proses Oswald, ammonia dan udara berlebih dialirkan melalui katalis platina – rhodium pada suhu sekitar 950 0C. Mula – mula digunakan pemanas listrik, tetapi setelah terjadi reaksi, reaksi ini akan terus berlangsung.

4 NH3 (g) + 5 O2 (g) → 4 NO (g) + 6 H2O (g) H o = – 906 kJ mol -1

Setelah itu gas NO didinginkan sampai 1500C kemudian dicampur dengan udara untuk menghasilkan Nitrogen dioksida

2 NO (g) + O2 (g) → 2 NO2 (g) H o = – 113 kJ mol -1

 

 

Sisa Nitrogen dioksida dan udara dialirkan ke dasar menara kemudian disemprotkan air pada suhu kira – kira 800C

4 NO2 (g) + O2 (g) + 2 H2O (l) → 4 HNO3 (aq)

Larutan yang diperoleh mengandung 70% massa asam nitrat dan merupakan campuran yang mempunyai titik didih konstan ( 120 oC ). HNO3 yang murni tidak berwarna dan mendidih pada 86 oC

About akhmadrmy

Kegagalan adalah masa pindah dari sebuah keberhasilan menuju keberhasilan berikutnya

Posted on November 21, 2012, in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: